PENGUATAN TATA KELOLA DAN PELAYANAN DESA WISATA DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT DESA
Keywords:
desa wisata, tata kelola, pelayanan, pemberdayaan masyarakat, kemandirian ekonomiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mengkaji berbagai referensi ilmiah, kebijakan, dan hasil penelitian terkait pengelolaan desa wisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata kelola yang menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan desa wisata. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas yang memadai, serta pemanfaatan teknologi digital berkontribusi terhadap kepuasan wisatawan dan daya saing destinasi. Penguatan kedua aspek tersebut berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata, berkembangnya usaha lokal, terciptanya lapangan kerja, dan bertambahnya pendapatan masyarakat. Dengan demikian, penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
References
Aryadi, R. D. (2023). Analisis pengembangan desa wisata sebagai best practice penggunaan dana desa untuk mewujudkan good governance dan collaborative governance. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(7). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i7.13213
Daniati, H., Maulina, L., Kuswandi, D., Nugraha, S. Y. I., & Rosiana, E. N. (2022). Potensi pengembangan wisata edukasi berbasis community based tourism di Desa Wisata Ngargoretno. Tourism Scientific Journal, 7(2). https://doi.org/10.32659/tsj.v7i2.117
Filantropi, B., & Bella, P. A. (2022). Studi keberhasilan pengelolaan desa wisata berbasis community based tourism (Studi kasus: Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta). Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 4(1). https://doi.org/10.24912/stupa.v4i1.17295
Maharani, A. E. P., Haningati, G. C. S., & Dewangga, M. A. (2024). Government policy strategy in developing tourism villages through village-owned enterprises. Mendapo: Journal of Administrative Law, 5(2). https://doi.org/10.22437/mendapo.v5i2.31803
Monika, T., & Prakoso, A. A. (2023). Evaluasi pengembangan desa wisata: Studi kasus pada Desa Wisata Pacarejo Gunungkidul. Journal of Tourism and Economic, 6(1), 11–26. https://doi.org/10.36594/jtec/e6v6n1a2
Nurfadlilah, H. I., & Karniawati, N. (2023). Strategi pemerintah daerah dalam pemberdayaan desa wisata. GovSci: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(2). https://doi.org/10.54144/govsci.v4i2.46
Prabawati, N. P. A., & Supriliyani, N. W. (2023). Pengembangan desa wisata berbasis collaborative governance di Desa Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Jurnal Destinasi Pariwisata, 11(2). https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2023.v11.i02.p21
Pradana, G. W., Zarkasyi, & Haryono, H. (2021). Tourism village management requires good tourism governance: Study in the Kampung Lampion Code 18 Yogyakarta area. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 6(1), 20–27. https://doi.org/10.26740/jpsi.v6n1.p20-27
Prasetyo, H. (2023). Management of tourism villages with collaborative governance in Kebumen District. Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), 13(1), 49–58. https://doi.org/10.31289/jap.v13i1.8730
Puspitasari, Y., & Eprilianto, D. F. (2023). Partisipasi masyarakat desa dalam pengelolaan desa wisata (Studi kasus pada Desa Wisata Pandean, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek). Publika, 11(3), 2051–2066. https://doi.org/10.26740/publika.v11n3.p2051-2066
Revida, E., Ismail, R., Lumbanraja, P., Trimurni, F., Sembiring, S. A. B., & Purba, S. (2023). Village owned enterprises governance (BUMDes) based on the tourism village development. International Journal of Sustainable Development and Planning, 18(10), 3341–3346. https://doi.org/10.18280/ijsdp.181034
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI): Pedoman pengembangan desa wisata berkelanjutan. Jakarta: Kemenparekraf. Retrieved from https://kemenparekraf.go.id
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2022). Pedoman pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal. Jakarta: Kemendes PDTT.
UN Tourism (UNWTO) Official Website
United Nations World Tourism Organization. (2021). Tourism for rural development: A policy framework and recommendations. Madrid, Spain: UNWTO. Retrieved from https://www.unwto.org/tourism-for-rural-development





