https://journal.jotika.co.id/index.php/JPPMJ/issue/feedJurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika2026-08-06T00:00:00+07:00Haudihaudi@stabdharmawidya.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika diterbitkan oleh Jotika English and Education Center Tangerang, Indonesia dengan e-ISSN <a title="e-ISSN" href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20210813410909818" target="_blank" rel="noopener">2807-2855</a>, merupakan jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian dan pengabdian multi disiplin ilmu yang dilakukan oleh para akademisi dan praktisi. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus.</p>https://journal.jotika.co.id/index.php/JPPMJ/article/view/371PENGUATAN TATA KELOLA DAN PELAYANAN DESA WISATA DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT DESA2026-07-13T22:19:53+07:00Komarun Zamankomarunzaman.stiepemuda@gmail.comSiswohadibimantaraputra@gmail.comAyi Hendriawanayi.hendriawan01@gmail.comIkayantiika@stiepemuda.ac.idDanang ApriliantoDanang.stiepemuda@gmail.comKirana Salsabila Citra Wijayasiswohadi@stiepemuda.ac.idDewi Anjanisiswohadi@stiepemuda.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mengkaji berbagai referensi ilmiah, kebijakan, dan hasil penelitian terkait pengelolaan desa wisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata kelola yang menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan desa wisata. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas yang memadai, serta pemanfaatan teknologi digital berkontribusi terhadap kepuasan wisatawan dan daya saing destinasi. Penguatan kedua aspek tersebut berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata, berkembangnya usaha lokal, terciptanya lapangan kerja, dan bertambahnya pendapatan masyarakat. Dengan demikian, penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.</p>2026-08-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotikahttps://journal.jotika.co.id/index.php/JPPMJ/article/view/379PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS POTENSI LOKAL SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA2026-07-29T18:19:17+07:00Nuryadinuryadi.stiepemuda@gmail.comDenny Astantodennyastanto@gmail.comPriyo Utomopriyoutomo.stiepemuda@gmail.comBasuki Rahmatbasuki.stiepemuda@gmail.comRika Litfianarika.stiepemuda@gmail.comSubandidennyastanto@gmail.comBayu Kriesna Wijayadennyastanto@gmail.com<p>Pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam, budaya, dan kearifan lokal secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat Desa Wisata di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang dalam mengembangkan potensi wisata sebagai penggerak ekonomi lokal. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi desa, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi terhadap implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan desa wisata, terbentuknya sinergi antara pemerintah desa, kelompok sadar wisata, dan pelaku UMKM, serta meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengembangkan produk dan layanan wisata berbasis potensi lokal. Program ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal menjadi salah satu strategi yang relevan dalam mendukung pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan.</p>2026-08-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotikahttps://journal.jotika.co.id/index.php/JPPMJ/article/view/380PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DESA TARAI BANGUN KABUPATEN KAMPAR TERKAIT BANTUAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU2026-07-31T21:15:25+07:00Ardiansah Ardiansahardiansah@unilak.ac.idBagio Kadaryantobagiokadaryanto@gmail.comRachmad Oky Saputrarachmad@unilak.ac.id<p>Desa Tarai Bangun Kabupaten Kampar merupakan bagian dari tujuan penyuluhan hukum yang mana hal tersebut sangat diperlukan agar masyarakat desa tersebut memahami ada ketentuan terkait bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu. Permasalahan selama ini pada Desa Tarai Bangun tersebut selama ini tidak mengerti secara komprehensif terkait adanya bantuan hukum secara cuma-cuma yang mana segala pembiayaan bantuan hukum tersebut dibebankan oleh negara. Minimnya pengetahuan masyarakat terkait bantuan hukum tersebut memjadi alasan diselenggarakannya penyuluhan hukum tersebut. Desa Tarai Bangun melalui pemerintahan desanya berkontribusi memberikan fasilitas tempat penyuluhan hukum berlangsung. Fasilitas Aula Kantor Desa adalah tempat yang represntatif diselenggarakannya penyuluhan hukum tersebut. Dalam pelaksanannya bentuk pengabdian kepada masyarakat ini dapat digambarkan dimana masyarakat sangat antusias, masyarakat desa memberi pertanyaan-pertanyaak ke narasumber terkait dasar-dasar bantuan hukum dan terkait masyarakat Desa Tarai Bangun yang banyak mengalami persoalan hukum namun memiliki kendala dimana mereka tidak mendapatkan akses informasi terkait bantuan hukum secara cuma-cuma. Dengan diselenggarakannya penyuluhan hukum tersebut maka ada peningkatan pemahaman masyarakat Desa Tarai Bangun terkait adanya bantuan hukum secara cuma-cuma bagi masyarakat tidak mampu.</p>2026-08-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotikahttps://journal.jotika.co.id/index.php/JPPMJ/article/view/381PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMA NEGERI 16 PEKANBARU TENTANG KETENTUAN HUKUM HAK CIPTA DALAM DUNIA DIGITAL2026-08-02T02:19:17+07:00Irawan Harahapirawan.harahap@unilak.ac.idYalid Yalidyalid@unilak.ac.idRiantika Pratiwiriantika@unilak.ac.id<p>Di era digital sekarang ini, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya perubahan yang berarti pada tatanan kehidupan masyarakat, tidak terkecuali di lingkungan pelajar sekolah menengah atas. Para siswa, sebagai generasi muda, tergolong sebagai kelompok yang sangat dinamis dalam mengakses perangkat digital dan jaringan internet, baik untuk keperluan akademis maupun rekreasi. Aktivitas seperti penggunaan media sosial, situs berbagi video, serta beragam aplikasi digital telah menjadi rutinitas keseharian siswa di SMA Negeri 16 Pekanbaru. Tingginya frekuensi pemanfaatan teknologi digital tersebut tidak selalu sejalan dengan tingkat pemahaman yang memadai tentang aspek legal, terutama yang berkaitan dengan hak cipta. Di kalangan pelajar, fenomena yang kerap ditemukan antara lain yaitu mengunduh dan menyebarluaskan konten tanpa kewenangan, menggunakan hasil karya pihak lain tanpa menyertakan rujukan yang sah, hingga melakukan tindakan plagiarisme dalam penyelesaian tugas-tugas sekolah. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kesadaran serta pemahaman siswa mengenai pentingnya menghormati kekayaan intelektual milik orang lain masih tergolong rendah. Ketidakpahaman ini dapat mengakibatkan masalah hukum yang serius seperti terjadinya pelanggaran hak cipta. Permasalahan yang mungkin timbul ketika minimnya pengetahuan siswa SMA Negeri 16 Pekanbaru terhadap ketentuan hukum hak cipta dalam dunia digital. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman siswa SMA Negeri 16 Pekanbaru terhadap ketentuan hukum hak cipta dalam dunia digital menjadi sangat penting. Target dan luaran sesuasi rencana bagi pengusul berupa publikasi jurnal dan media massa elektronik. solusi yang ditawarkan dari program pengabdian kepada masyarakat ini untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami mitra.</p>2026-08-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotikahttps://journal.jotika.co.id/index.php/JPPMJ/article/view/361PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH DOMESTIK/ORGANIK KLINIK MENJADI PUPUK SEBAGAI UPAYA GREEN ECONOMY DI KLINIK PRATAMA AISYIYAH2026-07-07T21:47:54+07:00Herlinda Herlindairien.violinda.anggriani@uin-suska.ac.idIrien Violinda Irienirien.violinda.anggriani@uin-suska.ac.idElfi Rahmadaniirien.violinda.anggriani@uin-suska.ac.idRiska Dian Oktariirien.violinda.anggriani@uin-suska.ac.id<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi serta melatih staf penunjang, unit dapur, dan tenaga kebersihan di Klinik Pratama Aisyiyah dalam mengolah sampah domestik organik menjadi pupuk sebagai wujud nyata penerapan <em>green economy </em>(ekonomi hijau). Selama ini, limbah non-medis organik seperti sisa makanan dari dapur klinik dan sampah daun halaman hanya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir atau menumpuk di Tempat Penampungan Sementara internal saat armada angkut terlambat. Melalui metode <em>Participatory Action Research </em>(Penelitian Tindakan Partisipatif), tim pengabdi yang beranggotakan para dosen dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau memberikan pendampingan intensif berupa pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair dan kompos padat menggunakan komposter sederhana. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memilah sampah langsung dari sumbernya serta kemampuan memproduksi pupuk</p> <p>organik secara mandiri. Program yang diinisiasi oleh tim dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ini tidak hanya berhasil mereduksi volume sampah domestik yang dibuang ke lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomis baru melalui skema ekonomi sirkular yang mendukung terciptanya konsep <em>green hospital </em>(rumah sakit hijau) di Klinik Pratama Aisyiyah.</p>2026-08-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika