PENGARUH KEPENYULUHAN AGAMA BUDDHA DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER METTA REMAJA BUDDHIS DI KOTA KISARAN

Authors

  • Chandra Chandra STABN Raden Wijaya

Keywords:

Dukungan keluarga; karakter Metta; kepenyuluhan agama Buddha; remaja Buddhis.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran kepenyuluhan agama Buddha dan dukungan keluarga terhadap pembentukan karakter Metta pada remaja Buddhis di Kota Kisaran. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 100 responden remaja Buddhis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepenyuluhan agama Buddha dan dukungan keluarga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter Metta (; ; ). Namun secara parsial, hanya peran kepenyuluhan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter Metta (; ), sedangkan dukungan keluarga tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Temuan ini menegaskan pentingnya efektivitas kepenyuluhan agama sebagai pilar utama pembinaan moral dan cinta kasih remaja Buddhis.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Bhikku Bodhi. (n.d.). AN 8.1: Mettā Sutta cinta-kasih. DhammaCitta. https://dhammacitta.org/teks/an/an8/an8.1-id-bodhi.html

Caliadi. (2020). Pergaulan remaja Buddhis yang baik. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Darmawan, A. D. (2025, December 4). 0,9% Penduduk di Kabupaten Asahan beragama Budha. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/099249184550307/0-9-penduduk-di-kabupaten-asahan-beragama-budha

Dewi, E., Mamahit, A. P., & Tanudjaja, R. (2019). Hubungan antara kelekatan kepada orang tua dan dukungan iman orang tua dengan religiositas remaja. Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 18(1), 69–103. https://doi.org/10.36421/veritas.v18i1.326

Diananda, A. (2019). Psikologi remaja dan permasalahannya. Journal ISTIGHNA, 1(1), 116–133. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Asahan. (2025). Data jumlah penduduk menurut agama Kabupaten Asahan tahun 2023–2025. Pemerintah Kabupaten Asahan.

Diniaty, A., Ernita, M., Afrida, A., Amperawan, D. L., & Susanti, E. (2019). Peran orang tua mengatasi masalah remaja penghirup lem. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 17(2), 109. https://doi.org/10.24014/marwah.v17i2.6419

Firmansyah, F. A. A. (2020). Peran orang tua dan guru untuk mengembangkan perilaku moral dan religiusitas remaja. Prophetic: Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal, 3(2), 177. https://doi.org/10.24235/prophetic.v3i2.7593

Garfield, J. L. (2021). The four noble truths. In Buddhist ethics (pp. 71–89). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oso/9780190907631.003.0006

Gautama, S. A., Gelgel, I. P., & Wirawan, I. G. B. (2024). Transformasi pengetahuan komunikasi religius penyuluh agama Buddha di Bandar Lampung. Journal Media Public Relations, 4(2), 35–39. https://doi.org/10.37090/jmp.v4i2.1760

Girivirya. (2021). Model konseling dan bimbingan Buddhis berbasis media online dalam menjaga kesejahteraan mental. Jurnal Keagamaan Dan Pendidikan Buddha, 5(1), 45–58.

Handika, D. (2021). Peran Sigalovada Sutta dalam pendidikan karakter remaja. Agama Buddha Dan Ilmu Pengetahuan, 4(1), 37–54.

Happyana, L. (2024). Penyuluhan remaja di era digital: Menghadapi darurat sosial dengan solusi bimbingan berbasis agama. Journal of Education Counseling, 4(1), 32–41. https://doi.org/10.62097/jec.v4i01.2000

Herawati, N. S., & Herlambang, S. M. (2019). Peran dukungan keluarga dan keharmonisan perkawinan orang tua dalam pendidikan spiritual anak. WACANA, 11(2), 213–221. https://doi.org/10.13057/wacana.v11i2.147

Hung, C., & Wa, S. (2021). Dharma therapy perspectives and values in mental health practice. Journal of Buddhist Studies, 12(2), 88–104.

Kemenag. (2017). Penyuluh agama juru penerang. CV. Rahmat Hafiz Al Mubaraq.

Kroger, J. (2017). Identity development in adolescence and adulthood. In Oxford research encyclopedia of psychology. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acrefore/9780190236557.013.54

Larasati, K., & Marheni, A. (2019). Hubungan antara komunikasi interpersonal orangtua-remaja dengan keterampilan sosial remaja. Jurnal Psikologi Udayana, 6(1), 88. https://doi.org/10.24843/jpu.2019.v06.i01.p09

Lee, K. C., dkk. (2017). Implications of Buddhist counseling for mental health professionals. International Journal for the Advancement of Counselling, 39(3), 210–225.

Lestari, S. (2016). Psikologi keluarga: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Prenada Media.

Mukti, D. S. (2017). Peran penyuluh agama Buddha dalam pelayanan keagamaan di Vihara Rancaka Dharma Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang [Skripsi]. STABN Sriwijaya.

Murdana. (2018). Pembinaan keagamaan Samanera dan Atthasilani terhadap perilaku keagamaan umat Buddha. Jurnal Ilmiah Keagamaan Buddha, 4(2), 101–115.

Ngadat. (2025). Peran penyuluh agama Buddha dalam perubahan perilaku masyarakat umat Buddha di Desa Jatimulyo Kabupaten Kulon Progo. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 25(1), 94–102. https://doi.org/10.32795/ds.v25i1.7520

Ningsih, S. (2019). Dukungan teman dan keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Jurnal Sosial Dan Kesehatan, 3(1), 50–62.

Ningrum, D. (2015). Kemerosotan moral di kalangan remaja: Sebuah penelitian mengenai parenting styles dan pengajaran adab. Unisia, 37(82), 18–30.

Novianti, R., & Mia, A. (2021). Dukungan keluarga dan tingkat kecemasan remaja korban perundungan. Jurnal Psikologi Perkembangan, 8(2), 112–124.

Nurulita. (2021). Penyuluhan agama di era digital. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak. (2014).

Purba, T. O. H. (2025, May 24). Sekolah Maitreyawira Kisaran gelar perayaan Hari Raya Waisak bersama tahun 2025. Tribun News Medan. https://medan.tribunnews.com/2025/05/24/sekolah-maitreyawira-kisaran-gelar-perayaan-hari-raya-waisak-bersama-2025

Raxsa, H. P., Yatno, T., & Wardani, N. (2020). Pengaruh lingkungan sosial dan pola asuh orang tua terhadap moral remaja Buddhis di Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 4(2), 59–69. https://doi.org/10.53565/pssa.v4i2.101

Roini, S. (2018). Peran pola asuh orang tua terhadap pembentukan karakter pada anak. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 12(1), 21. https://doi.org/10.32832/jpls.v12i1.2906

Sarkar, B. K. (2019). Buddhists concept of Brahma-Vihar: An analysis of morals. International Journal of Research and Analytical Reviews, 4(1), 185–188.

Satria, A. (2016). Modernisasi dan perubahan nilai-nilai agama Buddha pada generasi muda. Jurnal Sosiologi Agama, 2(1), 33–48.

Setiawan, A., Supartono, & Mujiyanto. (2024). Kontribusi pendidikan agama Buddha terhadap moralitas Pancadharma siswa. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Buddha, 6(1), 15–28.

Siregar, M. (2020). Religious foundation in guidance and counseling practices. Journal of Counseling and Humanities, 5(1), 77–89.

Sisk, L. M., & Gee, D. G. (2022). Stress and adolescence: Vulnerability and opportunity during a sensitive window of development. Current Opinion in Psychology, 44, 286–292. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2021.10.005

Untung, S. H., Rizal, A. M., Harefa, R. R., Putri, L., Fitriana, H., & Hayatina, H. (2023). Pengaruh Pancasila Buddha dalam meningkatkan kualitas diri. Jurnal Nyanadassana: Jurnal Penelitian Pendidikan, Sosial Dan Keagamaan, 2(2), 134–145. https://doi.org/10.59291/jnd.v2i2.37

Xie, J., & Ma, S. (2023). Identification with Buddhism among young Chinese Indonesians: Multicultural dynamics and generational transitions. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1), 973. https://doi.org/10.1057/s41599-023-02494-0

Zeuny, F. (2019). Peran keluarga dalam pendidikan nilai dan karakter. BP Paud dan Dikmas DIY. https://pauddikmasdiy.kemdikbud.go.id/artikel/peran-keluarga-dalam-pendidikan-nilai-dan-karakter/

Downloads

Published

2026-08-06

Issue

Section

Articles