ETIKA BERBAHASA MAHASISWA PBSI FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG
Keywords:
etika berbahasa, grup WhatsApp, komunikasi, mahasiswa, sosiolinguistikAbstract
Etika berbahasa merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan santun, terutama di lingkungan akademik. Meningkatnya penggunaan media komunikasi digital turut memengaruhi cara mahasiswa menggunakan bahasa sehingga penerapan etika berbahasa menjadi hal yang perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika berbahasa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Lampung dalam komunikasi melalui grup WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap tuturan mahasiswa dalam grup WhatsApp, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74 data etika berbahasa yang terdiri atas 20 data hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur, 11 data status sosial, 27 data situasi dan konteks komunikasi, serta 16 data latar belakang budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menerapkan etika berbahasa dengan mempertimbangkan hubungan sosial, status sosial, situasi komunikasi, dan latar belakang budaya dalam interaksi digital.
References
Azmi, S. R. M., Dewi, M., & Dailami. (2021). Etika Berkomunikasi Menggunakan Media Sosial (WhatsApp) di STMIK Royal Kisaran. Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia, 1(1), 75–80. https://doi.org/10.47709/jbsi.v1i1.1309
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge University Press.
Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Rineka Cipta.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Rinerka Cipta.
High, A. C., Ruppel, E. K., Mcewan, B., & Caughlin, J. P. (2023). Computer-Mediated Communication and Well-Being in the Age of Social Media : A Systematic Review. Journal of Social and Personal Relationships, 40(2), 420–458. https://doi.org/10.1177/02654075221106449
Holmes, J. (2013). An Introduction to Sociolinguistics (4th ed.). Routledge.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (3rd ed.). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyati, S., Iskandar, Suryani, Y., Putri, E., & Yola, N. (2026). Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Ekonomi, 23(01), 127–136.
Neyarasmi, F., & Hasbi, N. (2025). Komunikasi Akademik di Era Digital: Analisis Maksim Grice dan Implikatur dalam Interaksi Whatsapp Dosen dan Mahasiswa. Journal of Social and Personal Relationships, 4(3), 60–69.
Ningrum, A. C., & Tazqiyah, I. (2024). Peran Bahasa dalam Komunikasi Lintas Budaya: Memahani Nilai dan Tradisi yang Berbeda. Jurnal Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi Dan Dakwah, 4(2), 146–167.
Rusminto, N. E. (2015). Analisi Wacana : Kajian Teoritis dan Praktis. Graha Ilmu.
Siregar, H., Simbolon, K. T., Tanjung, D. C., Daulay, R. S. A., Ismayuni, T. U., Maisyarah, S., Sisilia, M., & Sitompul, M. M. (2025). Implementasi Bahasa Santun dan Pentingnya Etika Berbahasa Dalam Lingkungan Pendidikan ( Studi di STKIP Pangeran Antasari dan STIE Pangeran Antasari ). Jurnal Pengabdian, Inovasi, Sosial Dan Ekonomi, 02(02), 8–12. https://doi.org/doi.org/jpise.v1i1.1
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2015). An introduction to sociolinguistics (7th ed.). Wiley-Blackwell.
Wulandari, A., & Shalima, I. (2023). Kesantunan Berbahasa Mahasiswa di Media Sosial Whatsapp: Sebuah Kajian Pragmatik. SIROK BASTRA, 11(2), 165–172.
Yunidar, M. (2025). Bahasa, budaya, dan masyarakat: Perspektif sosiolinguistik kontemporer. Kaizen Media Publishing.




