STRATEGI PC PERMABUDHI PEKANBARU DALAM PENGELOLAAN PELAYANAN KEAGAMAAN UNTUK MEWUJUDKAN KEHARMONISAN INTERNAL UMAT BUDDHA
Keywords:
Keharmonisan internal, Permabudhi, Pelayanan keagamaan, Strategi pengelolaan, Umat BuddhaAbstract
Keharmonisan internal merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan beragama dan memperkuat solidaritas umat dalam suatu komunitas keagamaan. Dalam konteks umat Buddha, keberagaman latar belakang organisasi, tradisi, dan praktik keagamaan menuntut adanya pengelolaan pelayanan keagamaan yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh umat secara adil dan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan pelayanan keagamaan yang dilakukan oleh PC Permabudhi Pekanbaru dalam mewujudkan keharmonisan internal umat Buddha di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus organisasi, tokoh agama, dan umat Buddha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pelayanan keagamaan dilaksanakan melalui perencanaan partisipatif, penguatan komunikasi organisasi, pembinaan umat yang berkelanjutan, serta pelaksanaan kegiatan keagamaan dan sosial yang inklusif. Nilai-nilai Buddhis seperti mettā, karuṇā, muditā, dan upekkhā menjadi landasan utama dalam pelaksanaan pelayanan. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi umat, memperkuat solidaritas sosial, dan menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan umat Buddha Kota Pekanbaru.
References
Asni, A., Dasalinda, D., & Chairunnisa, D. (2023). Penerapan fungsi manajemen POAC (planning, organizing, actuating, and controlling) dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 357–364. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.840
Asrori, S. (2024). Membangun kerukunan antarumat beragama: Strategi peningkatan dialog, toleransi, dan keharmonisan. Al Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 380–392.
Burmansah, B., et al. (2025). Penguatan ketahanan nilai keagamaan, kebudayaan, dan spiritualitas melalui Pabbajjā dan Upasampadā. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 1(2). https://doi.org/10.62567/jpi.v1i2.1213
Creswell, J. W. (2017). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Pustaka Pelajar.
David, F. R., David, F. R., & David, M. E. (2020). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases (17th ed.). Pearson Education.
Effendy, O. U. (2019). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. Remaja Rosdakarya.
Faza Nugraha, M., Jannah, R. N., & Firlana, H. (2025). Analisis konsep pelayanan prima pada layanan paspor di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan, 4(2), 635–647. https://doi.org/10.55606/jimak.v4i2.4704
Hasibuan, M. S. P. (2021). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara.
Huda, K., Al Abdoe, T., & Sari, L. A. (2024). Studi literatur penerapan konsep dan peran manajemen pada organisasi. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin.
Irianti, Y. M., & Fauzi, A. M. (2023). Makna kegiatan keagamaan komunitas Hidayatul Islamiyah Lidah Kulon pada masa pandemi Covid-19. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 8(1). https://doi.org/10.30651/ah.v8i1.12440
Kawowode, I., Yatahi, J., Sorongan, G., Kaemong, G., & Kaharuddin, N. (2024). Strategi komunikasi pelayanan Gereja GMIM Paulus dalam membangun toleransi di masyarakat pluralisme. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(7), 2492–2503.
Khotimah, I., & Khairunnisa, I. (2024). Tata kelola masjid berbasis sistem organisasi. Journal of Islamic Education and Innovation, 4(2). https://doi.org/10.26555/jiei.v4i2.9484
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif. Universitas Indonesia Press.
Nasor, N., Pratiwi, D. T., & Ramadhani, M. (2025). Jenis dan strategi pembinaan organisasi dakwah dalam meningkatkan efektivitas gerakan keagamaan. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(4), 138–148. https://doi.org/10.61132/karakter.v2i4.1401
Nor Hasan. (2025). Kerukunan intern umat beragama di Kota Gerbang Salam: Peran Forum Komunikasi Ormas Islam (FOKUS) Pamekasan. NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 11(2).
Nurdiyanto, N. (2023). Pembiasaan kegiatan keagamaan dalam membentuk karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(2). https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.27881
Pramita, I., Setiawan, A., Yanti, P., & Burmansah, B. (2025). Analisis kerukunan sesama umat beragama Buddha berbeda mazhab di Provinsi Lampung. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 4975–4982.
Purwanto. (2024). Hibridisasi tradisi dan kerukunan umat beragama: Studi kasus intern umat Islam di Jampirogo Sooko Mojokerto. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(1).
Rifa Yasira, R., & Jamhir, J. (2025). Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Jurnal Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-undangan dan Pranata Sosial, 3(2). https://doi.org/10.22373/justisia.v3i2.5933
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tanjung, A. S., Sujai, F. N., Marpaung, F. N., Syahfitri, C. N., et al. (2025). Peran organisasi keagamaan dalam mendorong kesejahteraan sosial di masyarakat. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1).
Terry, G. R. (2020). Principles of management. Richard D. Irwin.
Triadi, M. T., Ritonga, K., Hasibuan, H. A., & Handayani, R. (2024). Pengelolaan masjid dalam meningkatkan aktivitas keagamaan. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 9(1), 95–108. https://doi.org/10.15575/tadbir.v9i1.33955
Widiyanto, W., Yuliana, E. D., & Burmansah, B. (2025). Integrating Buddhist ethics and social harmony: A religious moderation framework inspired by the Noble Eightfold Path. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(3), 3864–3878. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i3.1206




